Kebersamaan

Halaman Pendopo Kab. Pacitan - 15 Agustus 2015

Sukseskan Jambore Genre 2015

Pancer Door - 3-4 Oktober 2015

Wednesday, April 2, 2014

Presiden SBY: Kak Azrul Azwar Salah Satu Putera Terbaik Bangsa



162297_1.JPG



            




 Ditengah kesibukan tugas negara, Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Ani Yudhoyono melayat almarhum mantan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka masa bakti 2008-2013, Prof. Dr. dr. Azrul Azwar, MPH yang disemayamkan di ruang Auditorium Kwartir, Jalan Medan Merdeka Timur 6, Jakarta.
            Presiden beserta Ibu Ani Yudhoyono melakukan do’a dihadapan almarhum, salah satu putera terbaik bangsa.
            Almarhum kata Presiden pernah melakukan diskusi sama beliau ketika Kak Azrul memimpin senat mahasiswa FKUI ketika almahum berkunjung ke wisma Taruna AKABRI tahun 1972.
            Dengan suara yang berat, Presiden mengatakan bahwa kita kehilangan salah satu putera terbaik bangsa yang sangat konsen pada pembinaan generasi muda bangsa yang patut kita teladani.
            Tidak bersalang lama, Wakil Presiden Boediono juga melayat almarhum Azrul Azwar MPH dan menyempatkan diri berdo’a di hadapan almarhum.
            Sementara acara pelepasan dipimpin oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat RI, Agung Laksono
            Sebelumnya telah dilakukan sholat jenazah yang langsung dimpimpin oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 2013-2018, Dr. Adhyaksa Dault, SH, M.Si.
Inisiator Undang Undang Gerakan Pramuka yang juga Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 2008-2013, Azrul Azwar meninggal dunia, Selasa sore (1/4) pukul 17.55 WIB. Kak Azrul, begitu Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH biasa disapa di lingkungan Gerakan Pramuka, meninggal di usianya yang ke-69 di Rumah Sakit RSCM, Jakarta.
Almarhum meninggalkan seorang istri, dr. Rihna Azrul Azwar, SKM dan tiga orang putera, yaitu Aidil Nusantara SE, Ilham Samudera MS, dr. Imam Dirgantara, serta lima orang cucu.
Azrul Azwar dilahirkan di Kotacane, Aceh Tenggara, Aceh, 6 Juni 1945, resmi menjabat sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka pada tanggal 10 Mei 2004. Beliau bersama pengurus Kwarnas dilantik oleh Presiden RI saat itu, Megawati Soekarno Puteri di Istana Negara. Selain pernah menjabat sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dua masa bakti, 2003-2008 dan masa bakti 2008-2013, beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) selama dua masa bakti.
Semasa menjabat sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka sejak tahun 2003, Almarhum Azrul Azwar membuat prestasi gemilang dalam membangun image Gerakan Pramuka dengan mengusung konsep Revitalisasi Gerakan Pramuka. Konsep ini dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka pada tanggal 14 Agustus 2006.
Staf Pengajar/Guru Besar FKUI, Jakarta ini juga dikenang sebagai seorang inisiator dan berhasil mewujudkan amanat Munas Gerakan Pramuka, yaitu terbitnya Undang Undang Gerakan Pramuka nomor 12 Tahun 2010
Mantan Direktur Jenderal Pembinaan Kesehatan Masyarakat Depkes RI ini meyakini bahwa Gerakan Pramuka mempunyai peranan yang besar dalam pembentukan karakter kaum muda, menanamkan cinta dan semangat kebangsaan pada kaum muda, serta meningkatkan keterampilan kaum muda, yang ketiganya dipandang penting untuk mempersiapkan kaum sebagai calon pemimpin bangsa yang tangguh pada masa depan, ujar Kak Azrul dalam buku mengenal lebih dekat Kak Azrul Azwar.
Di lingkungan  kepramukaan internasional/dunia APR/WOSM, kak Azrul juga sangat disegani dan dihormati, karena pokok-pokok pikiran beliau untuk kemajuan organisasi kepramukaan dunia. Pada Konferensi Kepramukaan Asia Pasifik di Malaysia pada 2009, beliau terpilih sebagai anggota Komite kepramukaan. Sebelumnya pada 2007, Kak Azrul bersama sejumlah tokoh kepramukaan Asia Tenggara membentuk Asean Scout Association Regional Cooperation (ASARC) dan beliau dipercaya menjadi Ketuanya. Sejumlah penghargaan kepramukaan dari berbagai negara antara lain, Thailand, Jepang, Malaysia, Singapore, Korea dan sebagainya telah beliau terima atas perannya di kepramukaan dunia ini.
Sekitar pukul 13.00 wib almarhum Kak Azrul di makamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Acara pemakaman dipimpin Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault.


Jakarta, 2 April 2014

Sumber : http://pramuka.or.id/news/news.php?intID=756&intGroup=1 

Foto-foto terkait :














 









Monday, February 24, 2014

Hari Baden Powell di Pacitan

Sabtu tanggal 22 februari 2014, bertepatan dengan Hari lahirnya Bapak Pandu se dunia, Robert Baden Powell, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pacitan mengadakan kegiatan KEMAH TEMU SATUAN KARYA 2014. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil ketua Kwarcab Kak Fathoni, bertempat di halaman MAPOLRES Pacitan. Kegiatan ini diikuti oleh 9 satuan karya  yang ada di Pacitan yaitu : Saka Bahari, Saka Bhakti Husada, Saka Bhayangkara, Saka Dirgantara, Saka Kencana, Saka Taruna Bumi, Saka Wanabakti, Saka Widya Bakti dan Saka Wira Kartika.



Peserta kegitan ini adalah 100 penegak/pandega dengan jumlah putra 50 orang dan putri 50 orang. Kegiatan ini berbentuk Safari Camp.

Kegiatan pertama berlokasi di halaman Mapolres Pacitan, dengan kegiatan Dinamika Kelompok sebagai pembuka kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan materi Penyuluhan Bahaya NAPZA. Sekitar pukul 17.00 peserta moving berjalan kaki menuju ke Makodim 0801 Pacitan, kegiatan disana adalah pemaparan materi Bela Negara yang dismpaikan oleh Kak Kapten Sugianto, dan materi Sosialisasi Pemilu 2014 dari KPU.



Kegiatan selanjutnya adalah moving lagi menuju Pangkalan Udara TNI-AU Pacitan, hujan sempat mengguyur pada saat itu, namun tak menyurutkan semangat peserta untuk tetap melanjutkan perjalanannya. Sampai di lanud terpaksa  beristirahat di dalam mess Lanud TNI-AU karena cuaca hujan lebat. Keesokkan harinya pada tanggal 23 Pebruari 2014, kegiatan di awali dari Senam Pagi, dipimpin oleh DKC pacitan, setelah itu peserta bergeser ke Bumi Perkemahan Pancer Door.


Kegiatan di Pancer inilah kegiatan yang membuat peserta riang gembira dengan berbagai kegiatan menarik antara lain, Out-bond Management Game dan Cerdas Cermat Pramuka.   

Berikut pemenang lomba :

LombaOut Bond Management :

Juara I Saka Taruna Bumi,

Juara II Bayangkara,

Juara III Saka Ke ncana

Lomba Serdas Cermat Pramuka :

1. Saka Wirakartika

2. Saka Widya Bakti

3. Saka Kencana

Satuan Karya Tergiat :

1. Saka Bayangkara

2. Saka Tarunabumi

3. Saka Wanabakti

Sebelum penutupan semua peserta maupun panitia melaksanakan pembersihan lingkungan sekitar lokasi kegiatan dari sampah, setelah itu upacara penutupan kegiatan oleh Kak Sudjarwo selaku Ketua Harian Kwarcab Pacitan.

Tulisan kiriman dari : ShieBeb Scoutyas (DKC Pacitan).

Saturday, February 15, 2014

Rapat Kerja Cabang Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pacitan

Bertempat di Sanggar Kwarcab Pacitan - Jl. Pahlawan No. 8 Pacitan - pada hari ini Sabtu tanggal 15 Pebruari 2014 diselenggarakan Rakercab Kwarcab Pacitan. Agenda Rakercab ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oeh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka. Agenda Rakercab Tahun 2014 ini antara lain : Laporan Program Kerja Tahun 2013 dan Pemaparan Rencana Program Kerja Tahun 2014, Tanggapan Kwarran atas Laporan dan Program 2014, Kesimpulan dan Hasil Rakercab serta Pengesahan.


Kegiatan Rakercab Kwarcab Pacitan ini diikuti oleh 69 orang peserta yang terdiri dari Utusan Kwarran se Kabupaten Pacitan, Andalan Cabang serta undangan lain antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Pacitan. Dalam Laporan Panitia Penyelenggara, Ketua Panitia Kak Jarwo pada intinya menyatakan bahwa : "Maksud dan tujuan penyelenggaraan Rakercab adalah Evaluasi pelaksanaan kegiatan di tahun 2013 dan menyusun kegiatan dan program yang lebih baik lagi di tahun 2014".



Sedangkan Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Ketua I Kwarcab Kak Fathoni, yang pada awalnya menyatakan keprihatinannya tentang kejadian-kejadian bencana yang menimpa masyarakat dan bangsa Indonesia, untuk itu Kak Fathoni mengajak kepada seluruh peserta Rakercab untuk berdoa bersama untuk korban bencana alam di Indonedia kemudian Kak Fathoni mengharapkan juga adanya kepedulian sosial dari seluruh warga Pramuka langsung akan kejadian bencana ini dengan mengadakan "bumbung kemanusiaan" yang akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama juga Kwarda Jawa Timur. Terkait dengan Rakercab ini Kak Fathoni menyatakan beberapa hal penting yaitu :
1. Raker ini hendaknya, menjadi starting point untuk menghasilkan kualitas kegiatan yang lebih baik.
2. Raker ini mampu menghasilkan rumusan kebijakan yang berorientasi pada internal dan eksternal organisasi.
3. Forum ini seyogyanya mampu, memetakan hambatan dan pencapaian yang harus ditempuh di tahun 2014
4.Sebagai organisasi kepanduan yang mendapatkan kepercayaan, maka kita harus mampu memerankan diri sesuai dengan peran yang telah diamanatkan dalam UU dan AD/ART Gerakan Pramuka akan tetap mendapat apresiasi yang tinggi di tengah masyarakat.
5. Hendaknya program yang disusun mampu memacu kreatifitas anggota Pramuka untuk selalu inovatif dan produktif, melalui peningkatan pengetahuan, ketrampilan, kemampuan, sikap dalam pencapaian prestasi, sebagaimana pokok pikiran yang tertuang dalam Kurikulum 2013.



Sebelum mengakhiri sambutannya Kak Fathoni mengucapkan : "Selamat bermusyawarah kepada kita semuanya, berharap apa yang akan dilakukan ini memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan ke-Pramuka-an untuk generasi muda Indonesia yang lebih baik".
Agenda Rakercab selanjutnya adalah Laporan Program Kerja 2013 dan Penyampaian Rencana Program Kerja 2014, sebagai Pimpinan Sidang kegiatan ini Kak Haryoto dan Kak Hernowo. Laporan Program Kerja Tahun 2013 dibacakan oleh Sekretaris Kwarcab Kak Arifin, yang menyatakan Laporan Program Kerja yang disampaikan adalah kegiatan yang dimulai pada bulan Januari sampai Desember 2013 yang  terdapat 53 kegiatan, 19 kegiatan didanai dari APBD Kabupaten Pacitan dan 34 kegiatan didanai dari Iuran Anggota dan hibah dari pihak lain, lebih lanjut Program Kerja yang dilaksanakan Tahun 2013, (terlampir).

Sedangkan Pemaparan Rencana Program Kerja 2014 disampaikan oleh Kak Jarwo - Ketua Harian Kwarcab Pacitan, yang menyatakan hendaknya kita mampu menghindari dan mengatasi tantangan, lebih lanjut Kak Jarwo menyatakan bahwa, "diperlukan identifikasi hal-hal penting untuk masing-masing faktor di tiap-tiap program. Selanjutnya dari identifikasi-identifikasi tersebut dapat dibuat matrik SWOT. Dari matrik itulah, dapat diidentifikasi cara-cara alternatif bagi Pramuka untuk menggunakan kekuatan-kekuatan khususnya untuk menggunakan peluang-peluang atau untuk menghindari ancaman-ancaman, dan mengatasi kelemahan-kelemahannya yang terjadi dalam melaksanakan program kerja yang telah ditentukan". Rancangan Program Kerja Kwarcab Pacitan Tahun 2014 - klik di sini. 

Setelah pemaparan Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2013 dan Rencana Program Kerja Tahun 2014 dilakukan Tanggapan dari peserta Rakercab. Beberapa tanggapan dari Kwarran antara lain : agar Brigade Penolong (BP) untuk lebih dioptimalkan lagi kegiatan pelatihan yang dilakukan bekerjasama dengan pihak lain (BNPB atau BPBD) sehingga perannya di masyarakat lebih optimal jika diperlukan mengingat Pacitan termasuk wilayah yang rawan terjadinya bencana alam, juga disampaikan tanggapan mengenai peran yang lebih tegas lagi dari Kwarcab terhadap Kwarran terkait geraknya organisasi, misalnya ada ketegasan Kwarcab bagi Kwarran yang belum juga mengadakan reorganisasi dan juga masalah iuran yang belum dibayarkan bertahun-tahun.


Pihak Kwarcab menanggapi semua usulan, saran dan masukan dari peserta Rakercab bahwa apa yang disampaikan diperhatikan dan akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya di program tahun 2014, juga termasuk kerja sama dengan semua pihak akan terus dilaksanakan di tahun 2014 ini sehingga program kerja lebih optimal lagi pergerakan Pramuka di Pacitan.

Pada akhirnya semua peserta Rakercab bersepakat menerima Laporan Pelaksanaan Program Kerja Tahun 2013 dan Rencana Program Kerja Tahun 2014 untuk menjadi Program Kerja Tahun 2014 dengan beberapa catatan untuk diperbaiki. 


Catatan :

Audio Ketua Kwarcab Pacitan saat membuka Rakercab ini

Thursday, January 30, 2014

Kilas Kepelatihan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pacitan

Minggu, 26 Januari 2014 adalah hari terakhir bagi para peserta KML (Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan) Angkatan XXVII yang dilaksanakan di UPT Balai Latihan Kerja Kab. Pacitan. Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 20 Januari 2014 ini diikuti oleh 37 pembina gugus depan berpangkalan di SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA se-Kabupaten Pacitan untuk mendapatkan hak membina di Pasukan Penggalang dan Ambalan Penegak.


Setelah sepekan penuh mengikuti kegiatan yang telah dikemas oleh tim pelatih diantaranya Dinamika kelompok, Kepramukaan dan prinsip dasar, Orientasi Kursus, Cara menanamkan karakter dan penyusunan program satuan, perumusan organisasi dan administrasi satuan, penanaman karakter, metode pendidikan kepramukan di satuan, diskusi napza, pendidikan alam terbuka, pertemuan satuam, perumusan sososk pembina penegak dan penggalang, praktik karya bakti, forum terbuka dsb. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Kursus Mahir Dasar (KMD) dengan lebih spesifik yaitu sesuai dengan golongan peserta didik (siaga/penggalang/penegak) Di awal tahun 2014, tepatnya tanggal 2-7 Januari 2014 di lokasi yang sama juga diselenggarakan KMD (Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar) Angkatan XXXVIII bagi Guru selaku Pembina Pramuka dari SMPN 2 dan 3 Donorojo, karena Program ini adalah Program Kerjasama dengan PT Astra International, Tbk dan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim dimana sekolah tersebut adalah sekolah binaan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim.

Selain itu, di tahun 2013 ada 3 (tiga) Kursus Mahir Dasar (KMD) yang dilaksanakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pacitan melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang Lesanpura Pacitan yaitu KMD XXXV di SMP N 3 Kwarran Ngadirojo ada tanggal 23-29 September 2013, KMD XXXVI di desa Kalak dan Sendang, Kwarran Donorojo pada tanggal 31 Oktober-5 Nopember 2013, dan KMD XXXVII di Sanggar Kegiatan Belajar, Kwarran kebonagung pada tanggal 28 Oktober-3 Nopember 2013. Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pacitan selalu berusaha untuk menyusun program secara berimbang baik pembinaan anggota muda melalui kegiatan Prestasi Siaga, Jambore Cabang, Jambore PLB,

Jambore on the Air and Internet, serta pembinaan satuan karya. Bidang pembinaan anggota dewasa melalui kegiatan KMD, KML, Pitaran Pelatih dan Karang Pamitran. Maupun bidang organisasi, pengabdian masyarakat dan humas melalui kegiatan rakor, raker, Persami Majelis Pembimbing, Pelantikan pengurus, pembuatan baleho, dan peringatan Hari Pramuka.

Saturday, December 21, 2013

Diklat Brigade Penolong 13-01


Sebagaimana telah dimaklumi bahwa daerah Pacitan adalah salah satu daerah rawan bencana, beberapa jenis bencana alam yang senantiasa mengancam daerah Pacitan antara lain : tsunami, banjir dan longsir. Sehubungan dengan hal tersebut untuk membangkitkan semangat generasi muda untuk bersiap-siaga menghadapi bencana dan akhirnya akrab dengan risiko bencana, pada tanggal 20 sampai 22 Desember 2013 bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Pacitan diselenggarakan Diklat Brigade Bencana. Kegiatan Diklat Brigade Bencana diikuti 36 peserta yang berasal dari Pramuka tingkat
 
Penggalang/Pandega, utusan SAKA dan potensi generasi muda dari seluruh pelosok wilayah kecamatan Pacitan. Diklat Brigade Penolong ini dibuka oleh Ketua Kwarcab Pacitan Kak Ir. Mulyono, MM. Dalam sambutannya, Kak Mulyono mengharapkan agar Brigade Penolong 1301 dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di Pacitan karena satuan ini adalah garis terdepan dan merupakan potensi Search and Rescue (SAR) di Pacitan. Oleh karena itu dengan dibentuknya Brigade Penolong yang berasal dari unsur Pramuka dan pemuda ini, dapat mengurangi risiko bencana yang akan terjadi dengan menolong dirinya sendiri dan orang lain. Materi kegiatan Pendidikan dan Latihan Brigade Penolong ini antara lain teori dan praktek, antara lain materi tentang: Kesamaptaan, Water Rescue, Komunikasi Radio, dan Vertical Rescue. Pemberi materi disampaikan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPPD Pacitan dan dari unsur Andalan Cabang sendiri. Suatu hal yang positif menanamkan jiwa dan semangat terus belajar untuk senantiasa waspada terjadinya bencana melalui Diklat Brigade Penolong ini. Bencana tidak bisa kita tolak, tetapi semangat kewaspadaan akan datangnya bencana dengan mengurangi risiko bencana yang terjadi akan menjadi pilihan yang terbaik.

Baca artikel terkait :
Naskah MoU Kwarnas Gerakan Pramuka dengan BNPB dan Unit Siaga Bencana
SK Kwarnas Nomor 248 Tahun 2010 tentang Juknis Pramuka Peduli Penanggulangan Bencana

Thursday, December 12, 2013

Pelepasan Kontingen Raimuna Daerah Tahun 2013

Bertempat di Pendopo Kabupaten Pacitan pada hari ini Rabu 12 Desember 2013, Kak Indartato selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Pacitan melepas secara resmi Kontingen Raimuna Daerah Tahun 2013 dari Kwarcab Gerakan Pramuka Pacitan. Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa Raimuna Daerah Jawa Timur akan diselenggarakan pada tanggal 15 - 21 Desember 2013 di Desa Lebakharjo Kec. Ampel Gading Kabupaten Malang.

Hadir dalam acara pelepasan ini adalah segenap Pengurus Kwarcab dan Andalan Cabang, Ketua Kwarran se Pacitan, Ketua Majelis Pembina Gugus Depan, Orang tua/Wali dan keluarga peserta Raimuda Daerah, DKC dan  undangan lainnya.

Dalam laporannya Ketua 1 Kwarcab Pacitan Kak HM. Fathoni, menyatakan bahwa kontingen Raimuna Daerah dari Pacitan berjumlah 32 peserta Anggota Pramuka Penegak dari perwakilan Pangkalan Gugus Depan SMA/MA/SMK se Kabupaten Pacitan. Sedangkan Pimpinan Kontingen Kak Echa, Pembina Pendamping dari unsur DKC yakni : Kak Puguh dan Kak Anis. Dalam laporannya Kak Fathoni menjelaskan tentang kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di Raimuna Daerah Jatim antara lain : work-shop berbagai ketrampilan dan pengetahuan, bakti sosial, adventure, pentas budaya, dan kegiatan lain tentang Pramuka. Lebih lanjut Kak Fathoni berpesan, "Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh di Raimuna Daerah nanti hendaknya ditularkan kepada teman-teman anggota Pramuka yang lain, insya Alloh kegiatan di Raimuna Daerah ini sangat bermanfaat".


Dalam sambutan pelepasan Kak Indartato selaku Kamabicab, berpesan kepada seluruh anggota kontingen Raimuna Daerah dari Pacitan antara lain : laksanakan kegiatan dengan ikhlas, tetap bersemangat dan bersungguh-sungguh, serta bawalah nama baik Pacitan. Dalam kesempatan ini Kak Indartato juga menyatakan kebanggaannya kepada segenap anggota Pramuka yang senatiasa belajar meningkatkan kemampuan, sebagai generasi muda penerus pembangunan di masa depan.
Mengakhiri upacara pelepasan Kontingen Raimuna Daerah Tahun 2013, ditampilkan sebuah tarian yang berjudul Gregah Malaga yang diciptakan oleh Kak Rani yang dibawakan oleh Siti, Eni, Tya, Nadia, Putri, Anjas dan Endah. Tarian ini menggambarkan gigihnya perjuangan para pahlawan bangsa melawan penjajahan, khususnya perjuangan Jendral Sudirman. Tarian ini pulalah yang akan ditampilkan di arena Raimuna Daerah Jawa Timur Tahun 2013 di Lebakharjo Kabupaten Malang.
Selamat jalan dan selamat belajar ......
Tetap semangat, jaga kesehatan ......

Daftar Peserta Raimuna Daerah Jawa Timur 2013

Sunday, December 1, 2013

Gladian Pimpinan Regu Gudep 04.091 - 04.092

"Siiiaaappp Grak, Setengah lengan lencang kanaaan grak, tegaakk..... grak", lalu terdengar pula yel-yel "biasa-biasa saja tapi mantap...". itulah suara yang bergema di aula SMP Negeri 1 Pacitan sekitar pukul 15.00 WIB kemarin 30 November 2013. Di Aula ini sudah berkumpul adik-adik Dewan Penggalang Masa Bakti 2012-2013 sebanyak 35 orang, serta Calon Dewan Penggalang Masa Bakti 2013-2014 sebanyak 75 orang dan beberapa Kakak Pembina untuk melaksanakan Upacara pembukaan Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru) atau bisa juga disebut Diklat Dewan Penggalang yang dilaksanakan pada 30 Nopember - 1 Desember 2013 di Kompleks SMPN 1 Pacitan, Jalan Ahmad Yani Nomor 41 Pacitan.

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Kak Arif Subagyo, Pembina Gugus Depan Putra. Dalam sambutannya Kak Arif berpesan agar siapapun yang terpilih sebagai Pratama Putra dan Putri, agar dapat memberi contoh yang baik bagi teman-teman dan adik-adiknya, dan dapat menjadi pemimpin yang bijaksana, dan semoga kegiatan ini berjalan lancar, sesuai dengan jadwal yang disepakati, utamanya pelaksaan ibadah. Gladian Pimpinan Regu ini merupakan agenda rutin setahun sekali di Gugus Depan 04.091-04.092 pangkalan SMPN 1 Pacitan. Kegiatan ini memiliki maksud dan tujuan: menambah ketrampilan dan pengetahuan : administrasi, tekpram, pemantapan materi, mempersiapkan Dewan Penggalang yang berkualitas untuk masa bakti berikutnya, serta diakhiri musyawarah Dewan Penggalang yaitu penyampaian laporan pertanggungjawaban, pemilihan pengurus dan pembentukan program kerja 1 tahun mendatang.


Kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa metode: pemaparan, diskusi, praktek meliputi kegiatan fisik (bergerak) maupun mental (berfikir). Adapun materi/agenda kegiatan adalah : materi administrasi regu dan gugus depan, teknik penyusunan proposal dan pelaksanaan kegiatan, problem solving, pemantapan dewan penggalang, giat pagi, olahraga, bivak, dan muyawarah dewan penggalang, dan cleaning area.
Selamat dan sukses... terus berjuang para penggalang 04.091-04.092 SMPN 1 Pacitan... semoga tidak hanya biasa-biasa saja tapi mantap tapi luar biasa dan semakin mantap.

Reporter : Kak Rina Susiantri Warseto

-----------------------------------------------------------
Catatan :

Pengertian Dianpinru (Keputusan Kwarnas Nomor 029/KN/77 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gladian Pimpinan Regu Penggalang). 

a. Dianpinru adalah salah satu usaha pelaksanaan prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan, khususnya penggunaan sistem beregu dalam pasukan penggalang


b. Dianpinru adalah sarana pemberian geladian atau latihan bagi pemimpin regu dan wakil pemimpin regu penggalanguntuk :
1) Mengembangkan kepemimpinan
2) Meningkatkan kecakapan, ketrampilan dan kemampuan dalam tehnik kepramukaan
3) Menanamkan kesadaran akan tugas dan kewajiban sebagai pemimpin regu atau wakil pemimpin regu
yang semuanya itu diperlukan sebagai bekal untuk mengelolah dan memimpin regunya dan membina kerjasama yang baik dalam pasukannya
c. Dianpinru merupakan sarana bagi para Pembina pramuka dan pembantu Pembina pramuka untuk menerapkan sistem among, yaitu memberi kepercayaan dan tanggung jawab kepada para pemimpin regu dan wakil pemimpin regu, untuk bersama-sama belajar mengelolah dan memimpin regunya